|
|
UNIVERSITAS KLABAT
|
RPS-57202-IFAP272 |
| RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER | ||||||
| MATA KULIAH (MK) | KODE | Rumpun MK | BOBOT (sks) | SEMESTER | Tanggal Penyusunan | |
| Teknik Automata dan Kompilasi/Automata and Compilation Techniques | IFAP272 | Data Structures, Algorithms and Complexity | T= 3 | 4 | 18 Dec 2024 | |
| Pengesahan | Dosen Pengembang RPS | Koordinator RMK | Ka PRODI |
|
Reynoldus A Sahulata |
Reynoldus A Sahulata |
Semmy W. Taju, S.Kom., M.S., Ph.D |
| Capaian Pembelajaran | CPL-PRODI yang dibebankan pada MK | |
| CPL05 | Memiliki pengetahuan yang memadai terkait cara kerja sistem komputer dan mampu menerapkan/menggunakan berbagai algoritma/metode untuk memecahkan masalah pada suatu organisasi. | |
| CPL07 | Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan Ilmu Komputer/Informatika dalam mendesain dan mensimulasikan aplikasi teknologi multi-platform yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. | |
| CPL10 | Kemampuan mengimplementasi kebutuhan computing dengan mempertimbangkan berbagai metode/algoritma yang sesuai. | |
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | ||
| CPMK09 | Mampu menganalisis dan menerapkan algoritma struktur data, logika, dan matematika diskrit untuk solusi komputasi. | |
| CPMK24 | Mampu mengoptimalkan performa sistem melalui tuning algoritma, database, dan infrastruktur. | |
| Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | ||
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.1 | Pemahaman tentang bagaimana bahasa digeneration dari perbedaan untuk membentuk tata bahasa dapat diterima (CPMK1). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2 | . Dapat memahami arti dari sebuah string dengan panjang n, string kosong (null string), penggabungan dua bentuk string menjadi string baru dan Closure An untuk himpunan string dengan panjang n (CPMK2). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.3 | Dapat membuat himpunan berhingga aturan produksi P α → β (CPMK2). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.4 | Dapat membuat Finite State Automata dinyatakan oleh 5 tuple M=(Q , Σ , δ , S , F ) (CPMK3) . | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.5 | . Penggunaan Deterministic Finite Automata (DFA) dan Non-deterministic Finite Automata (NFA) (CPMK3). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.1 | Dapat membedakan Perbedaan antara NFA dan DFA (CPMK4). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.2 | Dapat menentukan jika dua buah FSA disebut ekuivalen (CPMK4). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.3 | Dapat menentukan dua buah state dari FSA disebut indistinguishable ataukah disebut distinguishable (CPMK5). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.4 | Mampu mengkonfersi dari bentuk NFA menjadi DFA (CPMK6). | |
| sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.5 | Dapat membuat bahasa disebut reguler terhadap FSA yang diuji. (CPMK6. | |
| Korelasi CPMK terhadap Sub-CPMK | ||
| CPMK09 |
sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.1 sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2 sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.3 sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.4 sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.5 |
|
| CPMK24 |
sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.1 sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.2 sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.3 sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.4 sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.5 |
|
| Deskripsi Singkat MK | Mata Kuliah ini menjelaskan bagaimana pembentukan suatu kata(word) berdasarkan Grammar Language yang telah terlebih dulu didefinisikan dalam komponen tupel pembentuk word. Pembangkitan kalimat/generation tidak lain adalah bagaimana suatu Language (L) menghasilkan semua kalimat dalam bahasa L berdasarkan aturan yang dimilikinya serta dapat melakukan pengenalan kalimat / recognition untuk menentukan suatu string (kalimat) termasuk sebagai salah satu anggota himpunan L. Untuk dapat melakukan semua itu diperlukan pemahaman terhadap serangkaian terori dasar dari tata bahasa dengan menerapkan serangkaian aturan produksi pada sebuah simbol ‘akar’. Proses penerapan aturan produksi dapat digambarkan sebagai suatu diagram pohon. Secara formal, tata bahasa terdiri dari 4 komponen yaitu; 1. Himpunan berhingga, tidak kosong dari simbol-simbol non terminal T1. 2. Himpunan berhingga, dari simbol-simbol non-terminal N. 3. Simbol awal S ∈ N, yang merupakan salah satu anggota dari himpunan simbol non-terminal. 4. Himpunan berhingga aturan produksi P yang setiap elemennya dituliskan dalam bentuk : α → β. | |
| Bahan Kajian : Materi Pembelajaran | 1. Teori Bahasa dan Otomata. 2. Teori mesin abstrak. 3. Aturan Produksi α→β . 4. Hirarki Bahasa dan mesin pengenal . 5. Finite State Automata (FSA) dengan dinyatakan oleh 5 tuple M = (Q , Σ , δ , S , F ). 6. Deterministic Finite Automata (DFA). 7. Non-deterministic Finite Automata (NFA). 8. Ekuivalen terhadap dua buah FSA. 9. FSA disebut indistinguishable atau distinguishable. 10. Ekuivalensi NFA-DFA. 11. Ekspressi regular. | |
| Pustaka | Utama | |
|
||
| Pendukung | ||
|
||
| Dosen Pengampu | Sahulata, Reynoldus Andrias, Sondakh, Debby Erce | |
| Mata Kuliah Syarat | Komputer programming, Matematika diskrit | |
| Pertemuan Ke | Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-CPMK) | Penilaian | Bentuk Pembelajaran; Metode Pembelajaran; Penugasan Mahasiswa; | Materi Pembelajaran | Bobot Penilaian | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indikator | Kriteria & Teknik | Luring | Daring | ||||
| 1 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.1-Pemahaman tentang bagaimana bahasa digeneration dari perbedaan untuk membentuk tata bahasa dapat diterima (CPMK1). | Mahasiswa dapat membuat kata yang dikenal oleh suatu bahasa |
Kriteria Partisipasi aktif Teknik Problem-Based Learning (PBL) |
Partisipasi,Tanya Jawab,[TN=78 Menit] |
Topik 1. Teori Bahasa dan Otomata Sub Topik
|
5 | |
| 2. Menjelaskan Teori Otomata dan bahasa formal | |||||||
| berkaitan dengan generation dan recognition dalam | |||||||
| 3 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2-. Dapat memahami arti dari sebuah string dengan panjang n, string kosong (null string), penggabungan dua bentuk string menjadi string baru dan Closure An untuk himpunan string dengan panjang n (CPMK2). | Mahasiswa dapat membuat kalimat berdasarkan aturan pada bahasa |
Kriteria Partisipasi aktif Teknik Small Group Discussion (SGD) |
Partisipasi,Tanya Jawab,[TN=80 Menit] |
Topik Teori mesin abstrak. Sub Topik
|
5 | |
| 4. | |||||||
| 5. Menjelaskan penggunaan teori dasar bagaimana membuat sebuah string | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2-. Dapat memahami arti dari sebuah string dengan panjang n, string kosong (null string), penggabungan dua bentuk string menjadi string baru dan Closure An untuk himpunan string dengan panjang n (CPMK2). | Mahasiswa dapat membuat string dan string baru dari penggabungan dua buah string sehingga membentuk closure dari string yang terbentuk |
Kriteria Penguasaan materi Teknik Studi Kasus (Case Study) |
Partisipasi,Tanya Jawab,[TN=80 Menit] |
Topik Aturan Produksi α→β . Sub Topik
|
5 | |
| membuat string kosong (null s | |||||||
| 6. Menjelaskan tata bahasa yang digunakan pembentukan kalimat yang terdiri dari 4 kompone : 1. Himpu | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.1-Dapat membedakan Perbedaan antara NFA dan DFA (CPMK4). | Mahasiswa mampu membuat word berdasarkan empat buah tuple pembentuk word |
Kriteria Penguasaan materi Teknik Studi Kasus (Case Study) |
Partisipasi,Tanya Jawab,[TN=79 Menit] |
Topik 4. Hirarki Bahasa dan mesin pengenal Sub Topik |
5 | |
| 7. Menjelaskan hirarki bahasa serta mesin abstrak yang digunakan untuk menghasilkan word berupa : Fi | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2-. Dapat memahami arti dari sebuah string dengan panjang n, string kosong (null string), penggabungan dua bentuk string menjadi string baru dan Closure An untuk himpunan string dengan panjang n (CPMK2). | Mahasiswa dapat menjalankan mesin abstrak untuk menghasilkan word |
Kriteria Penguasaan materi Teknik Problem-Based Learning (PBL) |
Partisipasi,Problem Based Learning,[PBL=80 Menit] |
Topik 4. Hirarki Bahasa dan mesin pengenal . Sub Topik
|
5 | |
| 8. EVALUASI TENGAH SEMESTER / UJIAN TENGAH SEMESTER | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.5-. Penggunaan Deterministic Finite Automata (DFA) dan Non-deterministic Finite Automata (NFA) (CPMK3). | Understand learning material |
Kriteria Ketepatan konsep atau teori yang digunakan Teknik Self-Directed Learning (SDL) |
UTS,Studi Kasus,[SK=79 Menit] |
Topik Evaluasi pembelajaran Sub Topik
|
20 | |
| 9. Menjelaskan Finite State Automata (FSA) untuk membuat model matematika pembuat word | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.4-Dapat membuat Finite State Automata dinyatakan oleh 5 tuple M=(Q , Σ , δ , S , F ) (CPMK3) . | Mahasiswa dapat membuat mesin abstrak FSA, mulai dari state awal input fungsi transisi yang bekerja sampai ke state akhir penerima output |
Kriteria Penguasaan materi Teknik Role-Playing & Simulasi |
kehadiran,Tanya Jawab,[TN=80 Menit] |
Topik Finite State Automata (FSA) dengan dinyatakan oleh 5 tuple M = (Q , Σ , δ , S , F ). Sub Topik
|
5 | |
| menentukan s | |||||||
| 10. Menjelaskan Jenis FSA yang terdiri atas : Deterministic Finite Automata (DFA) dan Non-determinis | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.1-Dapat membedakan Perbedaan antara NFA dan DFA (CPMK4). | Mahasiswa dapat membedakan bentuk FSA yang bersifat DFA atau bersifat NFA |
Kriteria Penguasaan materi Teknik Problem-Based Learning (PBL) |
Diskusi,Tanya Jawab,[TN=80 Menit] |
Topik Deterministic Finite Automata (DFA). Sub Topik |
5 | |
| 11. Menjelaskan Nondeterministic Finite Automata yang fungsi transisinya dapat memiliki 0 atau lebih | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.4-Dapat membuat Finite State Automata dinyatakan oleh 5 tuple M=(Q , Σ , δ , S , F ) (CPMK3) . | Mahasiswa memiliki fleksibilitas penggunaan NFA dalam membuat word |
Kriteria Penguasaan materi Teknik Problem-Based Learning (PBL) |
Responsi,Tanya Jawab,[TN=80 Menit] |
Topik Finite State Automata (FSA) dengan dinyatakan oleh 5 tuple M = (Q , Σ , δ , S , F ). Sub Topik
|
5 | |
| 12. Menjelaskan Dua buah FSA disebut ekuivalen apabila kedua FSA tersebut menerima bahasa yang sama. | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.4-Mampu mengkonfersi dari bentuk NFA menjadi DFA (CPMK6). | Mahasiswa dapat menentukan FSA yang ekuivalen dari berbagai bentuk bahasa yang dihasilkan |
Kriteria Kedalaman pembahasan Teknik Studi Kasus (Case Study) |
Diskusi,Diskusi Kelompok,[DK=80 Menit] |
Topik Ekuivalen terhadap dua buah FSA. Sub Topik
|
5 | |
| 13. Menjelaskan Dua buah state dari FSA apakah dalam bentuk indistinguishable atau dalam bentuk dist | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.2-Dapat menentukan jika dua buah FSA disebut ekuivalen (CPMK4). | Mahasiswa dapat membedakan bentuk distinguishable atau bentuk distinguishable dalam penggunaan fungsi transisi |
Kriteria Kelengkapan jawaban Teknik Small Group Discussion (SGD) |
Tugas,Studi Kasus,[SK=80 Menit] |
Topik FSA disebut indistinguishable atau distinguishable. Sub Topik
|
5 | |
| 14. Menjelaskan bentuk Ekuivalensi NFA ke DFA. Non deterministik dapat menyelesaikan problem tanpa b | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.4-Mampu mengkonfersi dari bentuk NFA menjadi DFA (CPMK6). | Mahasiswa dapat membuat bentuk NFA yang disedehanakan untuk mendapatkan DFA yang lebih sederhana |
Kriteria Kedalaman pembahasan Teknik Studi Kasus (Case Study) |
Tugas,Diskusi Kelompok,[DK=80 Menit] |
Topik Ekuivalensi NFA-DFA. Sub Topik
|
5 | |
| 15. Menjelaskan penggunaan Ekspressi regular (RE) jika terdapat FSA yang dapat menerimanya | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.5-Dapat membuat bahasa disebut reguler terhadap FSA yang diuji. (CPMK6. | Mahasiswa dapat merancang Bahasa L(r) dengan menggunakan RE |
Kriteria Kedalaman pembahasan Teknik Problem-Based Learning (PBL) |
Responsi,Problem Based Learning,[PBL=80 Menit] |
Topik Ekspressi regular. Sub Topik |
5 | |
| dimana a | |||||||
| 16. EVALUASI AKHIR SEMESTER / UJIAN AKHIR SEMESTER | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.5-Dapat membuat bahasa disebut reguler terhadap FSA yang diuji. (CPMK6. | Understand learning material |
Kriteria Ketepatan konsep atau teori yang digunakan Teknik Studi Kasus (Case Study) |
Ujian,Ujian,[UJ=80 Menit] |
Topik Complete the exams Sub Topik |
20 | |
| CPL | MK | CPMK | Kehadiran | Latihan | Mid Test (UTS) | Ujian |
|---|---|---|---|---|---|---|
| CPL05 | Teknik Automata dan Kompilasi/Automata and Compilation Techniques | CPMK09 | Y | Y | Y | |
| CPL10 | Teknik Automata dan Kompilasi/Automata and Compilation Techniques | CPMK24 | Y | Y | Y |
| CPL | CPMK | Sub-CPMK | Detail Penugasan (Teknik Penilaian) | Bobot % | Kriteria Penilaian |
|---|---|---|---|---|---|
| CPL05 | CPMK09 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.1 | Problem-Based Learning (PBL) | 5 | Partisipasi aktif |
| CPL05 | CPMK09 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2 | Small Group Discussion (SGD) | 5 | Partisipasi aktif |
| CPL05 | CPMK09 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2 | Studi Kasus (Case Study) | 5 | Penguasaan materi |
| CPL10 | CPMK24 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.1 | Studi Kasus (Case Study) | 5 | Penguasaan materi |
| CPL05 | CPMK09 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.2 | Problem-Based Learning (PBL) | 5 | Penguasaan materi |
| CPL05 | CPMK09 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.5 | Self-Directed Learning (SDL) | 20 | Ketepatan konsep atau teori yang digunakan |
| CPL05 | CPMK09 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.4 | Role-Playing & Simulasi | 5 | Penguasaan materi |
| CPL10 | CPMK24 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.1 | Problem-Based Learning (PBL) | 5 | Penguasaan materi |
| CPL05 | CPMK09 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK09.4 | Problem-Based Learning (PBL) | 5 | Penguasaan materi |
| CPL10 | CPMK24 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.4 | Studi Kasus (Case Study) | 5 | Kedalaman pembahasan |
| CPL10 | CPMK24 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.2 | Small Group Discussion (SGD) | 5 | Kelengkapan jawaban |
| CPL10 | CPMK24 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.4 | Studi Kasus (Case Study) | 5 | Kedalaman pembahasan |
| CPL10 | CPMK24 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.5 | Problem-Based Learning (PBL) | 5 | Kedalaman pembahasan |
| CPL10 | CPMK24 | sub.cpmk.IFAP272.CPMK24.5 | Studi Kasus (Case Study) | 20 | Ketepatan konsep atau teori yang digunakan |
| Total | 100 | ||||
| CPL | MK | CPMK | Kehadiran | Latihan | Mid Test (UTS) | Ujian | Total |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| CPL05 | Teknik Automata dan Kompilasi/Automata and Compilation Techniques | CPMK09 | 20% | 10% | 20% | 0% | 50% |
| CPL10 | Teknik Automata dan Kompilasi/Automata and Compilation Techniques | CPMK24 | 25% | 5% | 0% | 20% | 50% |
| 100% | |||||||